Saham Asia Anjlok Dipicu Masalah kesehatan Bank Eropa

INILAH.COM, Jakarta - Saham Asia pada perdagangan Rabu (8/9) melemah mengikuti kejatuhan Wall Street di tengah kekhawatiran baru tentang kesehatan bank-bank Eropa.
Keraguan terhadap utang bank Eropa muncul kembali setelah Wall Street Journal melaporkan
pinjaman utang bank-bank di Eropa berpotensi berisiko selama tes yang dirancang untuk menyelidiki kekuatan bank.
Indeks FTSE CNBC Asia 100 turun 1,0 persen menjadi 6.129,49.
Saham Jepang turun 2,0 persen, tertarik kembali ke level terendahnya selama 16 bulan akibat penguatan yen kembali mencuat ke level rekor baru tertinggi dalam 15 tahun yang melemahkan kepercayaan investor dan memukul saham eksportir.
Kekhawatiran bank-bank Eropa dan ketidakpastian politik di sana juga membuat investor waspada.
Indeks Nikkei 225 jatuh 188,72 poin ke 9.037,28, kembali ke level terendah dalam 16 bulan di 8.796,45 bulan ini. Indeks Topix turun 1,8 persen menjadi 820,17.
Perdana Menteri Kan Naoto berusaha untuk menangkis tantangan dari kepemimpinan partai yang berkuasa dari veteran Ichiro Ozawa, dengan suara partai ditetapkan pada 14 September.
Saham Sony jatuh 1,9 persen menjadi 2.466 dan Canon turun 2 persen menjadi 3.515, saham Honda Motor tergelincir 2,3 persen menjadi 2.750. Investor khawatir terhadap penguatan yen yang memukul pendapatan eksportir.
Saham Seoul turun 0,8 persen akibat keprihatinan baru di Eropa yang membuat ketakutan investor. Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 15,3 poin ke 1.772,4.
Saham Australia turun 0,6 persen, setelah Wall Street dan harga logam melemah akibat kekhawatiran perlambatan pertumbuhan zoan Euro. Indeks S&P/ASX 200 turun 30 poin ke 4.543,1.

Bursa Hong Kong memimpin penurunan di wilayah Greater China. Indeks Hang Seng turun selama 5 sesi atau melemah 1% ke 21.180 di awal perdagangan.
TAIEX Taiwan juga turun 0,3 persen. Straits Times Index Singapura jatuh 1 persen, diseret oleh kerugian yang besar di bank-bank negara. Saham OCBC turun 2 persen menjadi S$8,77. KLCI Malaysia KLCI juga mengalami pelemahan. [cms]

0 komentar:

Posting Komentar